Hukum Curang Dalam Ujian (Menyontek)

Ruang Muslim

Oleh Syaikh Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz,
Ketua Lajnah Daimah Lil Buhuts al-Ilmiah wal Ifta (Majelis Ulama Saudi Arabia)

Pertanyaan :

Apa hukum berbuat curang (menyontek) ketika ujian ? Saya lihat, banyak mahasiswa yang melakukan kecurangan lalu saya menasehati mereka, tetapi mereka malah mengatakan, “Ini tidak apa-apa”.

Jawaban :

Curang dalam ujian, ibadah atau muamalah hukumnya haram berdasarkan sabda Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam,

Man ghassyanaa falaisa minnaa

yang artinya “Barangsiapa mencurangi kami maka bukan dari golongan kami” (HR. Muslim no. 101).

Disamping itu, hal tersebut dapat menimbulkan banyak mudharat, baik di dunia maupun di akhirat. Maka seharusnya menghindari perbuatan tersebut dan saling mengingatkan untuk meninggalkannya.

(Al Fatawa, Kitab ad Da’wah, hal. 157, Syaikh Ibnu Baz. Maraji’ : Fatwa-fatwa Terkini Jilid 1, Syaikh Khalid al Juraisiy, Darul Haq, Jakarta, Cetakan Kedua, Rabi’uts Tsani 1425 H/Mei 2004 M, halaman 573)

Iklan